8 Fakta Dibalik Anak-anak Pemburu & Perekam Bus Telolet "OM TELOLET OM"

Akhir-akhir ini, aksi anak-anak di beberapa wilayah yang merekam laju bis sedang tren di media sosial. Hampir seluruhnya membawa ponsel berkamera, bahkan ada juga yang membawa kamera pocket. Ya, merekalah para pemburu "TELOLET", alias klakson sekunder bus-bus malam yang sedang melintas di jalanan. tapi tahukah anda, ada beberapa fakta menarik di balik aksi unik yang dilakukan anak-anak itu?


1. Sudah Ada Sejak 6 Tahun Lalu
Fenomena berburu suara klakson bis yang sekarang sedang tenar dengan sebutan "TELOTET" sudah ada sejak beberapa tahun lalu sebelum naik daun akhir-akhir ini, Menurut penuturan seorang supir bis pariwisata fenomena ini sudah ada sejak 5-6 tahun lalu unik nya aksi ini tak hanya dilakukan oleh anak-anak tetapi juga kalangan remaja dan dewasa di berbagai daerah.

2. Pertama Kali di Jawa Timur
Menurut pengakuan seorang supir bis lintas provinsi, Fenomena tersebut awalnya banyak terjadi di wilayah jawa timur, terutama di jalur Solo sampai Wonogiri sebelum merembet ke daerah lain, Di wilayah Yogyakarta sendiri jumlahnya belum terlalu banyak dijalur tersebut sekitar jam 11.00 s/d 14.00 akan di jumpai remaja usia SD s/d SMP yang tengah bergerombol di pinggir jalan.

3. Sambil Mengacungkan Jempol
Bila ada bis yang melintas meraka akan merekam momen melintasnya bis tersebut sambil mengacungkan jempol tangan berharap akan direspon oleh sang supir bis dengan klakson teloletnya yang khas, Tak jarang aksi remaja tanggung ini di respon sang supir dangan memberikan lampu dim atau klakson telolet, Tapi tak jarang pula sang supir cuek dengan aksi mereka dan memilih berkonsentrasi dengan bisnya.

4. Nekat Sampai Masuk Tol
Fenomena unik seperti ini tak hanya terjadi di jalur solo-wonogiri saja, Suara Merdeka baru-baru ini menulis fenomena pemburu klakson bis yang ada yang ada di video tol gayamsari Semarang, Melihat aksi bocah-bocah di sekitar pinggir tol ini banyak pihak merasa khawatir akan keselamatan mereka, Bahkan pengurus Bis Mania Comunity pun ikut turun kejalan untuk memberi nasehat pada anak-anak tanggung ini.

5. 100% Hobi
Tidak ada hadiah atau imbalan apapun dari merekam laju bis, ini murni hobi dari anak-anak, Ada kepuasan tersendiri jika sang supir mau membunyikan klakson, Apalagi suara klakson bis ini unilk dan kencang. Para anak ini kemudian akan mengunggah hasil hunting mereka ke akun sosial media untuk di pamerkan kepada khalayak ramai.

6. Lebih Suka Suara Modifikasi
Suara klakson telolet pada bis memang fenomenal dan memancing anak-anak untuk  mengabadikannnya, Tetapi klakson dengan  bunyi telolet yang khas dan sudah dimodifikasilah yang menjadi incaran para pemburu, Mereka mengincar bis besar dengan suara yang berbeda dari bis yang lain.

7. Bukan Anggota Bis Mania Community [BMC]
Pada intinya anak-anak ini bukan dari BMC atau Bis Mania Community tetapi mereka hanya sekedar hobby untuk merekam suara klakson telolet yang khas dan nyaring hanya untuk di pamerkan di media sosial, karena ketika ditanya mengenai BMC mereka semua pada tidak tahu apa itu BMC.

8. Mendapat Perhatian Dishubkominfo
Dishub sangat senang dengan antusias anak-anak untuk menyukai bus karena bus merupakan moda transfortasi umum yang bisa mengurangi kemacetan di jalanan. Dishub juga akan mensosialisasikan pada-pada anak-anak tentang kencintaan pada bus dan segala aturan di dalam perekaman klakson telolet biar tidak terjadi korban yang tidak dikehendaki bersama.

Sumber : Youtube

Baca Juga :

0 Response to "8 Fakta Dibalik Anak-anak Pemburu & Perekam Bus Telolet "OM TELOLET OM""

Poskan Komentar