Sabtu, 03 Juni 2017

Puasa Tapi Tidak Shalat, Apakah Puasanya Sah..?? Inilah Jawabannya yang Wajib Kalian Ketahui, Bantu Sebarkan!!

Puasa Tapi Tidak Shalat, Apakah Puasanya Sah..?? Inilah Jawabannya yang Wajib Kalian Ketahui, Bantu Sebarkan!!
Apakah diperbolehkan berpuasa tanpa shalat..??

Alhamdulillah

Orang yang meninggalkan shalat, amalannya tidak diterima, begitu zakat, puasa, haji dan amalan apapun (tidak diterima).

Diriwayatkan oleh Bukhari, no. 520, Dari Buraidah radhiallahu anahu berkata, "Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang meninggalkan shalat Ashar, maka amalannya telah gugur."

Arti ‘Gugur amalannya’ adalah batal dan tidak bermanfaat. Hadits ini menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan shalat, Allah tidak menerima amalan darinya. Maka orang yang meninggalkan shalat tidak bermanfaat sedikitpun amalannya. Tidak akan dinaikkan amalannya kepada Allah.

Ibnu Qayim rahimahullah berkata terkait makna hadits ini di kitab Shalat, hal. 65, "Yang tampak dalam hadits ini, bahwa meninggalkan ada dua macam; Meninggalkan semuanya tidak pernah melakukan sama sekali, maka ini akan menghilangkan semua amalannya. Meninggalkan tertentu pada hari tertentu, maka ini menghilangkan amalan pada hari itu. Maka, gugur yang bersifat umum seimbang dengan meninggalkan secara umum. Dan gugur sebagian seimbang dengan meninggalkan sebagian."

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah dalam Fatawa Shiyam, hal. 87, ditanya tentang hukum puasa orang yang meninggalkan shalat?

Beliau menjawab, "Orang yang meninggalkan shalat, puasanya tidak sah dan tidak diterima. Karena orang yang meniggalkan shalat itu kafir dan keluar dari Islam (murtad). Berdasarkan firman Allah Ta’ala, "Jika mereka bertaubat, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama." (QS. At-Taubah: 11)

Dan sabda Nabi sallallahu’alaihi wa sallam,

"Antara seseorang dengan syirik dan kekufuran adalah meninggalkan shalat." (HR. Tirmizi, 2621, dishahihkan oleh Al-Albany dalam shahih Tirmizi)

Dan karena ini adalah pendapat mayoritas para shahabat, bahkan bisa sampai ijmak di kalangan mereka.

Abdullah bin Syaqiq rahimahullah dari kalangan tabiin yang terkenal berkata, "Tidak ada sebuah amal di mata para shahabat Nabi sallallahu alaihi wa sallam yang apabila ditinggalkan menyebabkan kafir selain shalat."

Maka, kalau seseorang berpuasa namun dia tidak shalat, maka puasanya tertolak dan tidak diterima. Tidak bermanfaat baginya di hari kiamat nanti. Kami katakan kepada mereka, "Shalatlah kemudian berpuasalah. Jika anda berpuasa namun tidak shalat, maka puasa anda tertolak. Karena orang kafir ibadahnya tidak diterima."

Al-Lajnah Ad-daimah, 10/140 ditanya kalau seseorang menjaga puasa dan shalat di bulan Ramadan saja, akan tetapi setelah selesai Ramadan tidak shalat lagi. Apakah dia mendapatkan (pahala) puasa?

Mereka menjawab, "Shalat adalah salah satu rukun Islam. Ia termasuk rukun yang terpenting setelah dua kalimat syahadat, dan termasuk fardu ain (kewajiban setiap individu). Barangsiapa meninggalkannya karena membangkang atau meninggalkan karena menganggap remeh dan malas, maka dia telah kafir. Sementara orang yang berpuasa di bulan ramadan dan shalat hanya di bulan Ramadan, maka dia telah menipu Allah. Alangkah buruknya suatu kaum yang mengenal Allah hanya di bulan Ramadan saja. Maka puasanya tidak sah dengan meninggalkan shalat di selain Ramadan. Bahkan mereka kafir besar (keluar dari Islam) meskipun tidak menentang akan kewajiban shalat menurut pendapat terkuat diri kalangan para ulama."  

Wallahua'lam.

Sumber : islamqa.info

3 Waktu Mustajab Untuk Berdoa di Bulan Ramadhan, No.1 Jarang yang Tahu

3 Waktu Mustajab Untuk Berdoa di Bulan Ramadhan, No.1 Jarang yang Tahu
Bulan Ramadan sangatlah istimewa. Selain nilai ibadah dilipatgandakan, doa-doa yang dilambungkan pun mudah diterima. Sungguh Allah memahami keadaan manusia yang lemah dan senantiasa membutuhkan akan Rahmat-Nya. Manusia tidak pernah lepas dari keinginan, yang baik maupun yang buruk. Bahkan jika seseorang menuliskan segala keinginannya dikertas, entah berapa lembar akan terpakai.

Maka kita tidak perlu heran jika Allah Ta’ala melaknat orang yang enggan berdoa kepada-Nya. Orang yang demikian oleh Allah ‘Azza Wa Jalla disebut sebagai hamba yang sombong dan diancam dengan neraka Jahannam. Allah Ta’ala berfirman:

“Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

Berbicara mengenai waktu berdoa, ternyata ada tiga waktu terkabulnya doa di bulan Ramadhan. Raihlah keutamaan tersebut dengan terus memperbanyak doa. Lalu kapankah datangnya tiga waktu tersebut?

Allah Ta’ala berfirman,

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran,” (QS. Al-Baqarah: 186).

Ibnu Katsir rahimahullah menerangkan bahwa masalah ini disebutkan di sela-sela penyebutan hukum puasa. Ini menunjukkan mengenai anjuran memperbanyak do’a ketika bulan itu sempurna, bahkan diperintahkan memperbanyak do’a tersebut di setiap kali berbuka puasa. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 66).

Pernyataan yang dikatakan oleh Ibnu Katsir menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah salah waktu terkabulnya do’a. Namun do’a itu mudah dikabulkan jika seseorang punya keimanan yang benar.

Ibnu Taimiyah berkata, “Terkabulnya do’a itu dikarenakan benarnya i’tiqod, kesempurnaan ketaatan karena di akhir ayat disebutkan, ‘dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran,” (Majmu’ah Al Fatawa, 14: 33-34).

Perihal Ramadhan adalah bulan do’a dikuatkan lagi dengan hadits dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a, akan dikabulkan,” (HR. Al Bazaar. Al Haitsami dalam Majma’ Az-Zawaid, 10: 14 mengatakan bahwa perowinya tsiqoh -terpercaya-. Lihat Jami’ul Ahadits, 9: 224)

Ada tiga waktu utama terkabulnya do’a di bulan Ramadhan:

1. Waktu sahur

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni,” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758). Ibnu Hajar juga menjelaskan hadits di atas dengan berkata, “Do’a dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.” (Fath Al-Bari, 3: 32).


Artikel pilihan : Fabiayyi ‘Aalaa’i Rabbikumaa Tukadzdzibaan, Diulang 31 Kali dalam Al-Qur'an! Kenapa?

2. Saat Berpuasa

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi,” (HR. Ahmad 2: 305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya).

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Disunnahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak do’a demi urusan akhirat dan dunianya, juga ia boleh berdo’a untuk hajat yang ia inginkan, begitu pula jangan lupakan do’a kebaikan untuk kaum muslimin secara umum,” (Al-Majmu’, 6: 273).

3. Ketika Berbuka Puasa

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi,” (HR. Tirmidzi no. 2526, 3598 dan Ibnu Majah no. 1752. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan). Dalam Tuhfah Al-Ahwadzi (7: 278) disebutkan bahwa kenapa do’a mudah dikabulkan ketika berbuka puasa yaitu karena saat itu, orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

Bagaimana menurutmu?

Merasa artikel ini bermanfaat? Jangan ragu SHARE ke teman-temanmu juga. Membagikan informasi yang bermanfaat juga termasuk amal baikmu lho!

Sumber : kabar-trenz

Jumat, 02 Juni 2017

Hati-Hati Jangan Menikah Dengan 6 Tipe Wanita ini, Karena Dapat Menyebabkan.....

Hati-Hati Jangan Menikah Dengan 6 Tipe Wanita ini
Urusan jodoh memang ada di tangan Tuhan, tapi bukan berarti Anda asal-asalan dalam memilih pendamping hidup. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih calon pasangan hidup.

Terutama bagi kaum pria yang harus berhati-hati dalam memilih calon istri jika tidak ingin berujung di tepi jurang. Jangan asal memilih calon istri hanya dari penampilan fisiknya saja, tapi lihat dari kebiasaan dan prilakunya sehari-hari. Sebab, kebiasaan dan sikap bisa menunjukkan kepribadian seseorang.

Nah, bagi pria, ada beberapa tipe wanita yang sebaiknya jangan Anda nikahi jika tidak ingin menyesal nanti. Pasalnya beberapa tipe wanita ini malah akan banyak merugikan Anda.

1. Keras Kepala
Wanita yang keras kepala sulit sekali menerima pendapat orang lain. Saking kerasnya, pendapat dari suami pun suka diabaikan, dan ia menganggap bahwa dirinya yang paling benar dan yang lain salah. Wanita keras kepala tidak mau mengakui bahwa dirinya salah meskipun benar-benar melakukan kesalahan.

2. Yang Terlalu Banyak Mengkritik
Ada perbedaan antara wanita yang benar-benar ingin membuat Anda jadi lebih baik dengan wanita yang terlalu banyak mengkritik. Jika calon istri Anda seperti ini, sebaiknya tinggalkan saja karena mereka cenderung menilai negatif hal-hal yang Anda lakukan.

3. Cantik, Tapi Otaknya Nol
Pria selalu tertarik dengan wanita cantik. Tapi sebaiknya jangan pilih calon istri yang cantik tapi otaknya nol. Maksudnya bukan berarti wanita tersebut tidak pintar, namun tipe wanita ini selalu bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu. Yang pada akhirnya nanti bisa merugikan Anda karena perbuatannya.

4. Terlalu Mengekang
Tipe wanita yang satu ini selalu menyuruh Anda semaunya seolah-olah Anda adalah pembantunya. Wanita seperti ini akan membuat Anda seolah-olah tidak memiliki kehidupan, dan tentunya Anda akan kelelahan. Sebaiknya tinggalkan saja deh!

5. ‘Penggali Emas’
Penggali emas di sini maksudnya adalah wanita yang gila akan materi. Mereka hobinya menghambur-hamburkan uang, shopping, dan pokoknya terlalu glamor. Walau calon istri Anda cantik tapi seperti ini, pada akhirnya Anda hanya akan menyengsarakan diri sendiri. Masih mending jika Anda kaya, bagaimana jika pas-pasan?

6. Wanita Klub
Klub identik dengan tempat mabuk dan maksiat. Jika calon istri Anda hobi ke klub, tak menutup kemungkinan pasangan Anda ahli dalam mabuk, dan sudah pasti pula banyak sikapnya yang eror. Mereka cenderung tidak harmonis dalam menjalin suatu hubungan.

Sumber : Terselubung.in

Tips Biar Tidak Cepat Haus Selama Puasa

Tips Biar Tidak Cepat Haus Selama Puasa
Salah satu hal yang paling terasa saat berpuasa adalah menahan haus. Kalau urusan lapar, pasti mudah ditahan. Apalagi kalau kamu ikutan program diet yang bikin nggak doyan makan. Tapi, kalau urusan haus pasti lain lagi ceritanya. Soalnya kalau haus sudah timbul, biasanya kamu susah fokus dan jadi males-malesan. Padahal banyak kegiatan yang harus kamu lakukan selama puasa ini.

Biar puasa kamu nggak terganggu sama haus, kamu bisa melakukan beberapa cara biar rasa haus nggak terlalu terasa. Paling tidak ada empat cara untuk membuat kamu nggak cepat haus selama puasa. 

1. Minum Cukup Air
Waktu sahur, usahakan minum air paling sedikit tiga gelas untuk mencukupi kebutuhan mineral selama berpuasa. Setelah berbuka, jangan lupa minum air putih. Usahakan mencukupi kebutuhan air dalam satu hari, yaitu 8 gelas sehari.

2. Hindari Makan Pedas
Waktu sahur, ada baiknya menghindari makanan yang pedas. Soalnya, rasa pedas itu bikin kamu cepat haus dan tubuh terasa kekurangan air. Jadi, makan cabai atau makanan yang pedasnya tunggu buka saja, ya!

3. Jangan Lupa Buah
Jangan lupa konsumsi buah-buahan waktu sahur. Buah-buahan mengandung banyak serat dan cairan. Kandungan serat dan cairan itu akan bertahan cukup lama di pencernaan dan mencegah kamu merasa cepat haus.

4. Kurangi Garam
Bukan hanya makanan pedas yang sebaiknya kamu hindari. Makanan yang asin atau mengandung banyak garam juga sebaiknya nggak kamu makan dulu. Kandungan garam yang tinggi dapat meningkatkan kebutuhan cairan tubuh, akibatnya kamu akan mudah merasa cepat haus, apalagi saat siang hari.

Semoga tips ini cocok dan bisa membantu puasa kamu semakin lancar dan nggak cepat haus lagi. Puasa bukan hambatan untuk melakukan hal bermanfaat. Selamat puasa, ya!

Sumber : Terselubung.in

Baca Juga :



4 Menu Sahur Yang Dapat Membuat Tahan Lapar Lebih Lama

4 Menu Sahur Yang Dapat Membuat Tahan Lapar Lebih Lama
Godaan yang paling umum saat puasa yaitu rasa lapar di siang bolong. Apalagi ketika waktu buka puasa masih cukup lama, hal ini kerap menjadi godaan orang puasa sering tidak tahan.

Namun, apabila asupan makanan yang dikonsumsi saat sahur tercukupi bisa dimungkinkan untuk menahan lapar dan kuat beraktifitas sampai jelang berbuka. Menu makanan sahur yang membuat kenyang lebih lama akan menjadikan perut tahan lapar. Selain itu, mengkonsumsi makanan yang kaya akan serat saat sahur membuat tubuh menjadi lebih kuat dan sehat.

Berikut pilihan makanan sahur yang kaya akan serat dan cocok buat kamu yang sering merasa lapar saat berpuas.

1. Oatmeal
Sereal gandum memiliki kandungan serat dan protein yang cukup tinggi. Sehingga, sereal dipercaya dapat menurunkan rasa lapar seseorang, sekaligus memenuhi asupan nutrisi untuk tubuh hingga waktu berbuka.

2. Kentang
Kentang memang dikenal sebagai makanan pokok di sebagian negara. Ini karena kentang mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Selain itu kentang juga kaya akan nutrisi, sehingga kentang sangat cocok dikonsumsi ketika sahur yang dapat menahan rasa lapar lebih lama.

3. Telur Rebus
Jika kamu merasa enek hanya mengkonsumsi telur rebus saja ketika sahur, kamu bisa tambahkan sedikit sambal atau saus agar menambah rasa enaknya. Telur rebus juga dipercaya bisa menahan lapar lebih tahan lama, dan juga kaya akan protein.

4. Roti
Pasti sudah tak asing lagi dengan makanan yang selalu menemani kamu saat sarapan ini. Dengan demikian tak ada salahnya untuk mengkonsumsi roti sebagai makanan pendamping sahur. Ini karena roti dikenal memiliki karbohidrat yang cukup tinggi sehingga rasa lapar akan hilang dan tahan lebih lama.

Sumber : Terselubung.in

Baca Juga :